Home > Kuliah > Perencanaan Kapasitas Untuk Kinerja Web Dan Proxy Server IPB Menggunakan Model Open Queueing Network M/M/2 dan M/M/1

Perencanaan Kapasitas Untuk Kinerja Web Dan Proxy Server IPB Menggunakan Model Open Queueing Network M/M/2 dan M/M/1

Judul: Perencanaan Kapasitas Untuk Kinerja Web Dan Proxy Server IPB Menggunakan Model Open Queueing Network M/M/2 dan M/M/1
Oleh: Nanik Qodarsih
Link: http://iirc.ipb.ac.id/jspui/handle/123456789/14454

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan perencanaan kapasitas terhadap web server dan proxy server yang dimiliki oleh IPB. Kondisi jaringan IPB saat ini menggunakan model jaringan antrian yang bersifat terbuka (open queuing network model) dan heterogen dengan modem M/M/2 dan M/M/1 masing-masing untuk web server dan proxy server.

Pengukuran dilakukan secara kuantitatif pada web server yang meliputi utilisasi CPU server secara keseluruhan, utilisasi CPU untuk request web, dan rata-rata penggunaaan memori. Sedangkan pada proxy server, dilakukan pengukuran kinerja meliputi utilisasi CPU secara keseluruhan, utilisasi CPU untuk squid, utilisasi CPU untuk request, hit request pengguna ke proxy server.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata utilisasi CPU untuk web server IPB sebesar 1.59% dengan utilisasi CPU terbesar mencapai 19.22%. Rata-rata penggunaan memori untuk web server IPB sebesar 51.42% dengan rata-rata penggunaan memori terbesar mencapai 66.85%. Sedangkan untuk proxy server IPB didapatkan bahwa rata-rata utilisasi CPU secara keseluruhan sebesar 52.64% dengan utilisasi CPU terbesar mencapai 96.08%. Utilisasi CPU untuk Squid didapatkan sebesar 17.53% dengan utilisasi CPU terbesar mencapai 33.12%. Rata-rata utilisasi CPU untuk request pada proxy server IPB sebesar 5.91% dengan hit request sebesar 1.7%, ini artinya hanya sekitar 29.27% request per detik yang dapat dilayani oleh CPU. Rata-rata penggunaan memori proxy server IPB sebesar 76% dengan rata-rata penggunaan memori terbesar mencapai 89.67%.

Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa web server IPB tidak perlu diperbaharui karena kinerja nya masih stabil dan belum pada level kejenuhan. Sedangkan proxy server IPB perlu diperbaharui dan berada pada level kejenuhan, karena penggunaan sumber daya terbesar lebih dari 70%, sehingga perlu dilakukan penambahan kapasitas pada CPU dan memori untuk meningkatkan kinerja dari proxy server itu sendiri.

Advertisements
Categories: Kuliah Tags:
  1. December 1, 2011 at 2:53 am

    wah rangkuman skripsiku ada disini hehe… piss … nuhunnn yaaa…

  2. dwi
    November 9, 2012 at 4:02 am

    gmana cara memperbaiki proxy servernya biar gx jenuh lg

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: