Archive

Author Archive

Cara Lain Mendapatkan Facebook Share Count

October 15, 2016 Leave a comment

Berhubung Facebook Query Language (FQL) & REST API untuk mendapatkan share count dari sebuah URL sudah deprecated alias ditutup, kita bisa menggunakan cara lain yang sebenarnya cara lama yaitu dengan menggunakan Facebook Graph, namun ada beberapa keterbatasan dalam penggunaannya, salah satunya adalah application request limit, dimana request dibatasi sehingga kita harus pintar dalam penggunaannya dengan membatasi request langsung ke Facebook Graph.

Contoh penggunaannya:

http://graph.facebook.com/?id=http://paidpost.nytimes.com/netflix/women-inmates-separate-but-not-equal.html

Dan contoh return yang sukses:

{
   "og_object": {
      "id": "794700120549820",
      "description": "As the number of women inmates soars, so does the need for programs and policies that meet their needs.",
      "title": "Women Inmates Separate But Not Equal (Paid Post by Netflix From NYTimes.com)",
      "type": "website",
      "updated_time": "2016-10-15T01:27:36+0000"
   },
   "share": {
      "comment_count": 0,
      "share_count": 8659
   },
   "id": "http://paidpost.nytimes.com/netflix/women-inmates-separate-but-not-equal.html"
}

Dan contoh return jika error:

{
   "error": {
      "message": "(#4) Application request limit reached",
      "type": "OAuthException",
      "is_transient": true,
      "code": 4,
      "fbtrace_id": "EYe9fTwFLmI"
   }
}

Untuk mengatasi keterbatasan tersebut, kita dapat menggunakan teknik caching, agar request yang mengarah ke Facebook Graph terminimalisir. Cache yang digunakan terdiri atas 2, yaitu temporary cache (bisa diset dengan ttl 5 menit) dan lifetime cache (diset dengan unlimited ttl), kenapa menggunakan 2 cache? karena jika ttl temporary cache habis, lalu saat request ke Facebook Graph return-nya error, kita masih bisa menggunakan lifetime cache sebagai cadangan.

Kurang lebih step-by-step proses yang dijelaskan dalam flowchart diagram berikut ini:

get-facebook-share-count

Selamat mencoba!

Kalkun: Inbox multipart support

March 21, 2011 19 comments

There are some user complaining with Kalkun behavior with multipart/long messages in the inbox, the message is split up and it’s quite hard to read it.

I quite believe gammu-smsd already handle it, since the TextDecoded field on inbox table become text, not varchar(160). But, somehow it’s not running as expected. The multipart/long message record split up each other, have different ID, but the key is on the UDH. This is how we managed to merge the message and it’s implemented on commit #1204938

But, it’s not highly tested, you can download the latest code via snapshot or directly on github and help with the test.

Cheers.

Categories: kalkun Tags: ,

Koneksi SSH melalui SOCKS Proxy

Misalkan Anda mempunyai sebuah server di internet, katakanlah Host A, yang menjalankan servis SSH server pada port standar 22. Pada kondisi normal, Anda bisa bebas melakukan koneksi SSH ke Host A, tapi suatu ketika Anda sampai pada suatu keadaan dimana koneksi SSH tidak diperbolehkan dalam suatu jaringan tertentu (katakanlah di kampus), sang admin hanya memperbolehkan koneksi melalui HTTP Proxy dan beberapa servis lain (seperti SMTP, POP3, dan IMAP). Tapi disini saya tidak akan membahas koneksi SSH melalui HTTP Proxy (sudah banyak artikel yang membahas hal ini).

Sebelumnya saya sudah mencoba koneksi SSH melalui HTTP Proxy, tapi sepertinya sang admin tidak memperbolehkan method CONNECT yang dibutuhkan untuk membuat koneksi TCP. Kejam sekali adminnya, tapi saya belum menyerah 😀

Yang akan kita bahas adalah bagaimana melakukan koneksi SSH melalui SOCKS Proxy. Tapi sebelumnya apa itu SOCKS Proxy?

Dari Wikipedia:

SOCKS is an Internet protocol that facilitates the routing of network packets between client–server applications via a proxy server. SOCKS performs at Layer 5 of the OSI model—the session layer (an intermediate layer between the presentation layer and the transport layer). Port 1080 is the registered port designated for the SOCKS server.

Disitu juga diberikan contoh kasus:

Bill wishes to communicate with Jane over the internet, but a firewall exists on his network between them and Bill is not authorized to communicate through it himself. Therefore, he connects to the SOCKS proxy on his network and sends to it information about the connection he wishes to make to Jane. The SOCKS proxy opens a connection through the firewall and facilitates the communication between Bill and Jane. For more information on the technical specifics of the SOCKS protocol, see the sections below.

Yang kurang lebih maksudnya adalah kita menggunakan perantara untuk melakukan koneksi, karena koneksi langsung tidak diperbolehkan. Misal: A dan B sebagai host client dan server yang ingin melakukan koneksi, dan C adalah SOCKS proxy. Tapi koneksi dari A ke B tidak diperbolehkan, sedangkan koneksi C ke B diperbolehkan. Nah, kita bisa menumpang koneksi dari C ke B, sehingga A bisa terhubung ke B.

OK, langsung saja kita praktekkan. Pertama-tama kita melakukan koneksi dari A ke C, dalam hal ini kita akan membuat SOCKS proxy menggunakan openSSH.

$ ssh -p993 -D localhost:4321 -l user hostC

Dalam hai ini saya melakukan SSH ke Host C melalui port 993, bukan port standar 22 karena memang di blok oleh admin, port 993 sebenarnya adalah servis IMAP, yang diperbolehkan oleh admin, jadi sebelumnya pastikan SSH server di Host C berjalan di port 993 atau bisa dual port 22 dan 993. Sebenarnya ini hanya akal-akalan saya untuk mengelabui admin saja 😀

Sekarang kita mempunyai SOCKS Proxy di localhost port 4321. Tapi tunggu dulu, kenapa localhost? Bukankah SOCKS Proxy adalah Host C? Ya, lagi-lagi ini adalah akal-akalan saya, Anda tentu saja bisa menggunakan koneksi langsung ke Host C, tanpa melakukan binding/tunnel SSH terlebih dahulu, tapi yang menjadi masalah disini adalah saya juga tidak bisa melakukan koneksi SOCKS dari A ke C, lihat di atas, SOCKS Proxy menggunakan port 1080, yang tentu saja di blok oleh admin.

Selanjutnya tinggal menggunakan SOCKS Proxy tersebut untuk melakukan koneksi ke Host B. Tapi, untuk melakukan koneksi SSH melalui SOCKS Proxy kita membutuhkan bantuan program lain. Dalam hal ini yang sudah saya cobakan adalah nc dan connect, alternatif lain adalah connect-proxy, corkscrew tidak bisa digunakan karena belum/tidak mendukung SOCKS Proxy, hanya HTTP(s) Proxy.

$ ssh -o “ProxyCommand /usr/bin/nc -x localhost:4321 %h %p” -l user hostB

atau jika menggunakan program connect:

$ ssh -o “ProxyCommand /usr/bin/connect -S localhost:4321 %h %p” -l user hostB

Selamat ber-SSH ria 😀

.

Referensi:

Kalkun: New demo server and contribute page

After a long time looking for hosting provider that support git, finally there is some help by idforge (part of id-x project), kudos for them, especially Mr. Akhmat Safruddin for the quick response.

Now, the demo consist of 2 part, the latest released version and latest development version. The latest released version is the stable version that have been released to public. And the latest development version is contain code from git repository and it’s updated every midnight, so it contains latest code that we working on.

For more information about the demo you can visit Kalkun demo page.

I’ve also made the server to make code snapshot, which run every midnight that contain latest code from git repository. User who don’t have git on their system can easily use this snapshot to test the latest code.

Last, i’ve add Contribute Page on Kalkun homepage to get more feedback from more user/developer.

Categories: kalkun Tags:

Kalkun: Russian translation added

Just added Russian translation on commit #3a722c87046e0edd0d9e

Thanks to Denis Polkovnikov for the effort.

So, there is now 5 language available, English, Bahasa, Czech, Portuguese, and Russian. Way to go! 😀
If you want to add your language, it’s very easy, everyone is welcome, what the instruction how to add translation.

Categories: kalkun Tags: ,

Mem-POP email Yahoo! tanpa Mail Plus

March 8, 2011 6 comments

Sebenarnya sudah lama ingin menutup akun email di Yahoo!, tapi mengingat masih banyaknya registrasi website yang menggunakan email ini membuat saya mengurungkan niat untuk menutup akun di Yahoo!. Salah satu yang membuat saya ingin hengkang adalah web interface-nya yang bisa dibilang kurang “user friendly”, terutama saat membalas dan mem-forward email (selalu top post dan susah untuk men-quote), belum lagi masalah cara menampilkan email yang satu-per-satu, tidak seperti gmail yang bisa conversation.

Akhirnya saya berpikir untuk mengambil saja email dari server Yahoo! dengan menggunakan mail client (Mail di Mac OS), dimana saya sudah mulai terbiasa menggunakannya. Tapi lagi-lagi Yahoo! “ngajak ribut” karena akun free tidak bisa mengambil email melalui POP maupun IMAP, berbeda dengan gmail yang membebaskan pengguna untuk melakukannya. Agar bisa mengambil email, kita diharuskan membayar kira-kira $20 per tahun, tidak terlalu mahal sih, tapi saya sudah terlanjur kecewa dengan Yahoo!, jadi saya memutuskan mencari cara lain.

Setelah melakukan googling, saya menemukan beberapa cara:

Yang pertama, dengan mengubah settingan lokasi di akun Yahoo! ke Yahoo! Asia, tapi sayang sekali cara ini tidak berlaku lagi alias sudah di blok oleh Yahoo!.

Yang kedua, menggunakan aplikasi YPOPs!, tapi sayang sekali hanya untuk Windows family.

Terakhir, ketemu dengan FreePOPs, yang support Windows, Linux, Mac OS, bahkan BeOS.
Setelah googling lebih lanjut, beruntung saya menemukan yang namanya MacFreePOPs, dimana sudah ada GUI yang tentunya memudahkan pemakaian. Perlu diketahui juga bahwa MacFreePOPs ini juga sudah menyediakan FreePOPs didalamnya, jadi tidak perlu install satu persatu.

Pertama, tentu saja download aplikasi MacFreePOPs, saya menggunakan versi 2.6 dimana versi FreePOPs nya adalah 0.2.9.

Install seperti biasa, tidak ada yang aneh-aneh. Setelah install, aplikasi FreePOPs akan berada di ~/Library/Application\ Support/MacFreePOPs/, sedangkan MacFreePOPs.app silahkan di salin ke /Applications.

Sebelum menjalankan MacFreePOPs ada sedikit penyesuaian yang perlu dilakukan, perlu diketahui FreePOPs menggunakan script LUA untuk mengambil email dari server, dan script-script tersebut ada di ~/Library/Application\ Support/MacFreePOPs/src/lua/. Dalam hal ini, jika kita menggunakan Yahoo! maka script yang dipakai adalah yahoo.lua. Tapi sayang sekali ada sedikit masalah di script ini saat melakukan koneksi ke server Yahoo! (Catatan: script yahoo.lua ini terakhir kali di update pada tahun 2009), untungnya ada seseorang yang berhasil meng-update script ini. Update script tersebut bisa di download di http://freepops.diludovico.it/showthread.php?p=56170#post56170, sayangnya butuh registrasi terlebih dahulu, bagi yang tidak mau registrasi silahkan download di sini (rename jadi zip). Catatan: script update ini dibuat pada tahun 2010.

Letakkan script update tersebut (yahoo.lua) di ~/Library/Application\ Support/MacFreePOPs/src/lua_updates/.

Selanjutnya, tinggal jalankan aplikasi MacFreePOPs dan jalankan service freepopsd, ini adalah daemon yang berfungsi mengambil email dari server melalui HTTP dan menjadikannya bisa diakses melalui POP, default port nya adalah 2000.

MacFreePOPs

MacFreePOPs

Sekarang tinggal melakukan konfigurasi di mail client, dalam hal ini saya menggunakan Mail di Mac OS X 10.5.

Lakukan Add Account seperti biasa, Type yang digunakan adalah POP, dan Incoming Mail Server adalah 127.0.0.1 dan port yang digunakan adalah 2000 dan pastikan Anda tidak menggunakan SSL.

Add Account

Add Account

Advanced Tab - Set port

Advanced Tab - Set port

Selamat mendowload email 😀

Kalkun 0.2.9 is released

March 3, 2011 27 comments

This is testing version before we release the 0.3.

Full list of changes:

If you upgrading from previous version (0.2.1), just need to delete install folder and change database column names:

  • pbk.id_pbk become pbk.ID
  • pbk_groups.GroupName become pbk_groups.Name

IMPORTANT: Since this version. you have to configure “daemon” that manage inbox and autoreply, you also have to configure gammu-smsd with runonreceive directive. For more detail read Kalkun Installation, especially the Configure Daemon section.

Categories: kalkun Tags: